Khamis, 13 Mei 2010

Kepada Kau Yang Terindah...


















ISTIMEWA BUATMU...

Sebuah ungkapan cinta
Ku ukir di hati gersang ini
Ku jaga
Ku simpan
Dan ku abadikan bersama jiwaku

Kepada kau yang terindah
Dengarlah dan tenunglah bicaraku
Kan ku pertahankan
Cintaku buatmu
Kan ku abadikan
Kenangan mesra yang kau bina bersamaku

Andai tiada lagi bicara cinta dari hatimu
Aku redha
Aku pasrah
Namun
Setitis air mataku yang mengalir keranamu
Bisa menjadi saksi ketulusan cintaku
Bisa menjadi saksi kejujuran hatiku

Kepada kau yang terindah
Lihatlah lirikan mataku
Yang sentiasa mencari bayangmu
Pandanglah tarian bicaraku
Yang seringkali mengungkapkan kata rindu
Dan mengertilah hembusan nafas dari jiwaku
Yang membawa seribu tafsir cinta buatmu

Kepada kau yang terindah
Mengertilah
Aku masih merindu
Aku kian menunggu
Merindu saat indah tika bersamamu
Menunggu kau kembali ke pangkuanku

Kepada kau yang terindah
Aku cinta padamu...

Rabu, 12 Mei 2010

Suaramu Mengalun Di Telinga




















Suaramu Mengalun Di Telinga..

Dari udara aku menemukan sura
suara menebar cinta
cinta menyuarakan cita-cita
cita-cita menaungi jiwa sahaja
jiwa sahaja menuntun langkah nyata
langkah nyata menundukkan retorika.

Suara itu merdu mengalun di telingaku
meluluhkan amarah dan rasa kelu
mengusik rasa cuek di kalbu
menghardik keganasan dusta dan nafsu
mendatangiku dalam tangan lembutmu
membelai tangis duka masa lalu
lalu membuai pandanganku menuju sebuah pintu
masa depan yang tampak masih kelabu.

Suara itu masih terngiang selalu
kata-katamu tengtang janji negeri baru
tempat kita bisa berbulan madu
menimang cinta yang tak kenal berlalu
abadi menari di setiap lubuk hati
tak seorang pun kan mencuri
kerana ia milik harta kita yang sejati
bagian diri yang lekat abadi

Mengenalimu....

















Perselisihan kita hanya kebetulan..
Mengenalimu sudah ku anggap satu takdir..
Ingin selalu aku berada di saat itu..
Di waktu itu..
Kau berkeyakinan untuk mencuri hatiku...
Lantas aku abdikan keyakinanmu di jiwaku...

Air mata semalam menjadi saksi..
Kehadiranmu itu..
Membawa sejuta keindahan..
Melemparkan kekalutan...
Menceriakan kegembiraan kita bersama...

Bagaimana harus aku bicarakan lagi...
Hanya hati ini yang merasai dan mengetahui..
Segala yang aku pendamkan terhadap mu...

Telah banyak perubahan setelah kau hadir dalam hidupku...
Ketulusanmu menggamit jiwa dan naluriku..
Aku menyayangi cerita semalam..
Kau dan aku...
Senyum menatap keindahan...

Harapan ku...
Kita sentiasa teguh..
Berlandaskan sebuah keikhlasan..
Sebekas kejujuran..
Serta berdiri di atas garisan adap dan syariat..
Semoga Allah s.w.t merahmati segalanya...
Dan..
Semoga segalanya berada dalam keadaan baik dan sempurna....
Mudah - mudahan hubungan kita berkekalan.....Amin.

Ahad, 9 Mei 2010

Doa dariku buat bondaku..

















Ya Allah,
rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

Ya Allah,
berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang besar
atas kesayangan yang Mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka Sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,
apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua penyebab runtuhnya dosa-dosa mereka,
meningginya kedudukan mereka dan bertambahnya pahala kebaikan mereka
dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,
bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.

Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir
dan Engkaulah yang Maha Pengasih Di antara semua pengasih.

ibu...




















Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa

Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian

Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga

Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas

Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu

Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!

Sabtu, 8 Mei 2010

Buat Bonda...

Bonda...

Aku lahir tanpa apa-apa,
Engkaulah yang mengajariku segalanya,
Membesarkanku dengan segala upaya,
Berharap aku kan jadi orang yang berguna..

Ketika aku menangis dalam takut,
Engkaulah yang menenangkanku..
Dan ketika aku jatuh sakit,
Engkaulah yang selalu berada di sampingku..

Engkau menegurku ketika aku salah,
Engkau mengingatkanku ketika aku lupa,
Engkau menghiburku ketika aku sedih,
Engkaulah yang menyembuhkanku ketika aku terluka..

Kini aku telah dewasa,
Berusaha mengejar dan meraih cita-cita,
Berharap kan menjadi orang yang berguna,
Demi mewujudkan harapan dan impian keluarga..

Terima kasih ibu,
Engkaulah segalanya bagiku,
Tanpamu kini aku bukanlah apa-apa,
Kasihmu padaku tak kan terbalas sepanjang masa...

Rabu, 5 Mei 2010

Hadirnya hanya sekali

















Keliru dengan diri sendiri,
Termangu mengenangkan sikapmu,
Tak pernah ku rasakan hidup penuh bererti,
Hadirmu membawakan sinar baru.

Terasa pantas masa berlalu,
Engkau dan aku semakin jauh,
Biar pernah kita sama cipta bahagia,
Namun semua hilang musnah tak kusangka.

Hadirnya Hanya Sekali,
Benarlah kata mu dulu,
Kini tak bererti,
Biar Teguh cintaku.

Lerailah ikatan,
Hancurnya hatiku,
Hancur segalanya,
Sudah tak bermakna.

Keliru dengan diri sendiri,
Termangu mengenangkan sikapmu,
Tak pernah ku rasakan hidup penuh bererti,
Kini ku rasa lebih tak bererti... .



PERHATIAN!!!

Untuk melihat blog ini dengan lebih baik, sila buka melalui Mozilla Firefox..